Kamis, 29 Juli 2010

MOS SMK HARAPAN TIMIKA MELIBATKAN ANGGOTA LANUD TIMIKA


Koordinator SMK Harapan Timika Markus Palin, ST mengadakan kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) bagi siswa baru yang akan masuk di sekolah tersebut yang juga melibatkan anggota Lanud Timika, Jumat (23/7).

Dalam MOS tersebut beberapa anggota Lanud Timika ikut serta menyampaikan materi tentang Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada hari rabu tanggal 21 Juli 2010 dan hari jumat tanggal 23 Juli 2010. Hal ini dimaksudkan untuk mengenalkan kepada siswa baru tentang dasar-dasar PBB serta menciptakan kedisiplinan dan kekompakan bagi diri pribadi masing-masing siswa baru yang akan bersekolah ditempat tersebut.

Materi-materi yang disampaikan dalam MOS di SMK ini yaitu materi dasar tentang PBB, yang pada hari pertama dilatihkan tentang PBB gerakan ditempat seperti latihan posisi sikap sempurna yang benar, latihan penghormatan, latihan hadap kanan dan hadap kiri, latihan hadap serong kanan dan hadap serong kiri dan lain sebagainya. Pada hari kedua dilatihkan tentang latihan gerakkan berjalan, sebagai contoh latihan maju jalan, latihan langkah tegap maju jalan, latihan bagaimana berhenti pada saat dari berjalan dan lain-lainnya.

Selain melaksanakan MOS di SMK Harapan Timika, beberapa hari yang lalu anggota Lanud Timika juga melaksanakan MOS di SMK Petra Timika. Materi yang disampikanpun sama, karena dengan latihan dasar ini diharapkan para siswa baru yang akan masuk sekolah mempunyai jiwa kedisiplinan yang kuat serta mental yang baik.Pentak Lanud Tmi

Rabu, 28 Juli 2010

TIMIKA: Provinsi Papua Tengah Terganjal MRP dan Gubernur

TIMIKA – Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah (PPPT) berharap, provinsi baru itu bisa disahkan pada 13 Agustus 2010, sebagai kado HUT RI. Harapan tersebut disampaikan Ketua Tim PPPT Andreas Anggaibak dalam rapat umum menjaring dukungan terhadap pemekaran tersebut yang digelar di Lapangan Timika Indah, Senin (21/6) kemarin. Hanya saja, aspirasi pembentukan provinsi baru ini belum mendapat persetujuan Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Gubernur Papua.

Rapat terbuka yang berlangsung tertib dan aman tersebut dihadiri tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, dari suku Amungme, Kamoro, Dani, Mee, Batak dan lainnya. “Ini merupakan kado istimewa di hari yang bersejarah bagi kita semua. Dan rapat umum ini merupakan puncak dari usaha tim dalam memperjuangkan PPPT,” kata Andreas Anggaibak.

Sejumlah pejabat dan tokoh hadir dalam rapat terbuka tersebut. Antara lain; Wakil Ketua I DPRD Mimika Pieter Yan Magal, Palaksa Lanal Timika Mayor Laut Wens Kapo, Kadis Ops Kaptek Lek Mohyil Umam, Pasi Ops Brimob Ipda D Tugatorop, Kadistrik Mimika Baru James N Sumigar, Ketua Kadin Mimika Deky Tenouye, Direktur Lemasa Nerius Katagame, dan lainnya. Semua yang hadir menyatakan mendukung percepatan terbentuknya Provinsi Papua Tengah dengan ibukota di Timika.

Seperti disampaikan sehari sebelumnya, Andreas Anggaibak dalam sambutannya mengatakan, rapat umum tersebut bertujuan melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang hasil kerja Tim PPPT, serta mendengarkan aspirasi dari masyarakat tentang pemekaran Papua Tengah. Dikatakan, Tim PPPT merupakan kebutuhan masyarakat, bukan kepentingan segelintir orang. Menurutnya sudah hampir 10 tahun tim berjuang untuk menjawab kebutuhan rakyat terhadap PPPT. “Rakyat sangat membutuhkan pemekaran ini, karena banyaknya pengangguran, kesulitan transportasi, perumahan yang tidak layak, kesulitan penerangan listrik,” ujarnya.

Dikatakan, walaupun banyak program pemerintah provinsi, seperti Raskin ataupun yang lainnya, tetapi tidak sampai menyentuh ke masyarakat yang ada di pedalaman. "Hal ini dikarenakan jauhnya lokasi dan luasnya wilayah Papua yang harus dipimpin oleh seorang gubernur,” papar mantan ketua DPRD Mimika periode 2000-2004 ini.

Dia melaporkan, Tim PPPT telah berusaha mewujudkan yang menjadi kebutuhan masyarakat dengan mencari dukungan dari pimpinan-pimpinan daerah, melalui surat keputusan (SK) yang dikumpulkan, baik itu dari bupati ataupun DPRD. Ia menegaskan perjuangan Tim PPPT bukan perjuangan baru. Usaha tersebut terus berjalan berkat dukungan dari komponen masyarakat.

Sedangkan Sekretaris Jenderal Tim PPPT Hironimus Taime mengatakan PPPT memiliki sejarah panjang. Tahun 2003 PPPT penah disosialisasikan, dan kembali dilakukan di tahun 2010 ini yang merupakan puncak perjuangan mempercepat PPPT. Dikatakan Hiro bahwa Provinsi Papua Tengah bukan hal baru. Telah tertera dalam SK Mendagri RI Nomor 174 tahun 1986 tertanggal 8 Oktober 1986 tentang Pembentukan Pembantu Gubernur wilayah III Irian Jaya.

Juga dalam UU RI Nomor 45 tahun 1999 tentang Pembentukan Provinsi Irian Jaya Tengah, Provinsi Irian Jaya Barat, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Paniai, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Sorong. Tapi karena dianggap vakum, kata Hiro maka keluar Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2003 tentang Percepatan Provinsi Irian Jaya Tengah dan Provinsi Irian Jaya Barat.

“Dengan dasar tersebut Tim PPPT bekerja sampai sekarang ini. Dan PPPT ini bukanlah kepentingan kelompok orang, tetapi kebutuhan masyarakat. Kami, tim PPPT, selama bekerja ini tidak digaji dan semua usaha yang dilakukan adalah banyak dari modal sendiri. Ini dilakukan tidak lain dan tidak bukan demi kepentingan masyarakat banyak,” tegasnya.

Hironimus menjelaskan, tim sudah bekerja untuk mengumpulkan SK dukungan dari beberapa daerah, yang masuk dalam wilayah Papua Tengah. Hasilnya tim mendapatkan SK dari Kabupaten Supriori, Waropen, Kepulauan Yapen, Puncak, Puncak Jaya, dan Kabupaten Mimika. “Untuk Kabupaten Biak, DPRD nya sudah datang ke Jakarta dan mengatakan akan bergabung dengan Provinsi Papua Tengah. Secara prinsip semua daerah yang masuk dalam wilayah Papua Tengah mendukung terbentuknya PPPT. Selain itu dari Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) juga telah memberikan dukungan PPT dengan beribukota di Timika,” papar Hiro.

Hiro mengatakan rapat umum ini merupakan kegiatan puncak untuk mendorong dan mempercepat terbentuknya Provinsi Papua Tengah. Dari rapat ini menurutnya tim akan membuat laporan kepada pemerintah pusat. “Nantinya pemerintah pusat akan melakukan pemanggilan terhadap gubernur, yang merupakan kepanjangan pemerintah pusat di daerah,” ujarnya.

Direktur Lembaga Masyarakat Adat Amungme (Lemasa) Nerius Katagame kemarin menyatakan dukungan kepada Tim PPPT yang telah berjuang untuk mewujudkan dan mendorong terbentuknya Provinsi Papua Tengah. Dia mengingatkan bahwa perjuangan masih panjang, mengingat MRP dan Gubernur belum memberikan dukungan.

Perwakilan masyarakat Suku Kamoro, Philipus Monaweyau juga menyatakan mendukung pendirian Provinsi Papua Tengah dengan ibu kota di Timika. “Kami sangat bangga sebagai orang Mimika apabila Timika menjadi ibukota dari Provinsi Papua Tengah,” ujar Philipus. Dia berharap, Provinsi Papua Tengah nantinya akan memberikan kebaikan dalam hal perkembangan pembangunan bagi masyarakat. Karena selama ini pemerintah provinsi belum 100 persen memperhatikan masyarakat Papua, khususnya yang ada di daerah-daerah. "Untuk itu masyarakat sangat mendukung Provinsi Papua Tengah demi kemajuan dan kepentingan bersama,” papar Philipus.

Wakil Ketua I DPRD Mimimika Pieter Yan Magal juga menyampaikan dukungan. Menurut Yan Magal, DPRD dan Pemda Mimika mendukung dan mendorong pemekaran PPT bisa dipercepat. “Karena PPPT merupakan kebutuhan dari masyarakat, bukan kepentingan oleh sekelompok orang. Dengan terbentuknya PPPT maka kesejahteraan masyarakat akan lebih maju dan berkembang. Apalagi SDA (sumber daya alam) Papua ini sangat kaya, yang bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” papar Yan Magal.

Yan Magal mengungkapkan DPRD Mimika beberapa waktu lalu pernah bertemu dengan parlemen Kaukus Papua untuk membicarakan aspirasi pemekaran Papua Tengah. Dari pertemuan tersebut, kata Yan, Kaukus Papua sangat mendukung dan akan mendorong pemerintah pusat untuk pemekaran Papua Tengah. “Itulah usaha yang dilakukan oleh DPRD Mimika untuk mempercepat pembentukan Provinsi Papua Tengah. Yang perlu diingat kedepannya dari pembentukan Provinsi Papua Tengah adalah pembangunan kondisi yang kuat. Kondisi yang kuat akan memberikan kemajuan yang baik pula,” terangnya.

Tokoh Perempuan Amungme, Demiana Pinimet berharap Provinsi Papua Tengah segera terbentuk. Selanjutnya, pemerintah pusat diharapkan segera menurunkan caretaker gubernur Provinsi Papua Tengah

Menkeu Ngaku Tak Pilih Kasih ke Pemda

JAKARTA - Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengaku tidak pilih kasih terhadap pemerintah daerah (Pemda) tertentu dalam pembagian Dana Bagi Hasil Daerah (DBH).

Menurutnya, pemerintah pusat tidak melakukan diskriminasi berkenaan dengan hal itu. Bahkan pembagian DBH sudah sesuai dengan peraturan undang-undang yang ada.

"Itu sudah disepakati dari diskusi kita dan sudah sesuai undang-undang otonomi daerah," ujarnya di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (28/7/2010).

Berdasarkan data dari BPK, setidaknya 20 kabupaten dan kota di Indonesia memperoleh transfer DBH sumber daya alam dari pemerintah pusat dalam jumlah sangat besar atau sekira di atas Rp400 miliar per kota per kabupaten dibandingkan dengan puluhan kabupaten lainnya atau kira-kira 2.700 kali dibandingkan dengan jatah dari Kabupaten Gunung Kidul.

"Tapi DBH, Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana hasil lain itu sudah disepakati, jadi kita merujuk ke sana (tata aturan perundang-undangan dan ketentuan yang berlaku dan disepakati)," tegasnya saat menanggapi fakta tersebut.

Salah satu daerah yang memeproleh DBH terbesar, yaitu Kabupaten Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur yang mendapatkan bagian DBH Rp2,5 triliun pada 2009 atau Kabupaten Bengkalis di Riau yang mendapatkan jatah Rp1,5 triliun.

Angka tersebut sangat jauh dan tidak sebanding dengan rata-rata kabupaten paling miskin sumber daya alam, kebanyakan di Jawa yang cuma memperoleh ratusan juta rupiah per tahun.

Contohnya, seperti Kabupatan Gunung Kidul, Sleman dan Kulon Progo di Provinsi DIY, yang masing-masing hanya mendapatkan jatah dana bagi hasil sumber alam sekira Rp144 juta-Rp146 juta per tahun.

Sejumlah daerah yang terbilang kaya raya tersebut sebagian besar berlokasi di pusat lokasi pertambangan batu bara seperti di Kalimantan Timur, sebagian Riau, Sumatera Selatan, Kepulauan Riau dan Papua. Kalimantan Timur menjadi sedangkan Kepulauan Riau menjadi tempat pertambangan minyak dan gas.

Sementara itu di Papua ada kabupaten Mimika yang mendapatkan jatah Dana Bagi Hasil Rp440 miliar pada 2009. Wilayah di pegunungan Papua ini mendapatkan dana bagi hasil tertinggi dibandingkan kabupaten lain di Papua karena menjadi tempat pertambangan emas dan tembaga oleh PT Freeport Indonesia

Okezone

Selasa, 27 Juli 2010

Laskar Pelangi

NovelLaskar pelangi” ,Ini kisah nyata tentang sepuluh anak kampung di Pulau Belitong,
Sumatera. Mereka bersekolah di sebuah SD yang bangunannya nyaris
rubuh dan kalau malam jadi kandang ternak. Sekolah itu nyaris ditutup
karena muridnya tidak sampai sepuluh sebagai persyaratan minimal.

“Laskar Pelangi” Pada hari pendaftaran murid baru, kepala sekolah dan ibu guru satu-
satunya yang mengajar di SD itu tegang. Sebab sampai siang jumlah
murid baru sembilan. Kepala sekolah bahkan sudah menyiapkan naskah
pidato penutupan SD tersebut. Namun pada saat kritis, seorang ibu
mendaftarkan anaknya yang mengalami keterbelakangan mental. ”Mohon
agar anak saya bisa diterima. Sebab Sekolah Luar Biasa hanya ada di
Bangka,” mohon sang ibu. Semua gembira. Harun, nama anak itu,
menyelamatkan SD tersebut. Sekolah pun tak jadi ditutup walau
sepanjang beroperasi muridnya cuma sebelas.

“Laskar Pelangi” Kisah luar biasa tentang anak-anak Pulau Belitong itu diangkat dalam
novel dengan judul ‘Laskar Pelangi’ oleh Andrea Hirata, salah satu
dari sepuluh anak itu. Di buku tersebut Andrea mengangkat cerita
bagaimana semangat anak-anak kampung miskin itu belajar dalam segala
keterbatasan. Mereka bersekolah tanpa alas kaki, baju tanpa kancing,
atap sekolah yang bocor jika hujan, dan papan tulis yang berlubang
hingga terpaksa ditambal dengan poster Rhoma Irama.

Laskar Pelangi

Kisah yang tadinya bukan untuk diterbitkan itu ternyata mampu
menginspirasi banyak orang. Seorang ibu di Bandung, misalnya,
mengirim surat ke Kick Andy. Isinya minta agar kisah tersebut
diangkat di Kick Andy karena anaknya yang membaca buku “Laskar Pelangi”
kini bertobat dan keluar dari jerat narkoba. ”Setiap malam saya
mendengar suara tangis dari kamar Niko anak saya. Setelah saya intip,
dia sedang membaca sebuah novel. Setelah itu, Niko berubah. Dia jadi
semangat untuk ikut rehabilitasi. Kini Niko berhasil berhenti sebagai
pecandu narkoba setelah membaca buku “Laskar Pelangi” ungkap
Windarti Kosasih, sang ibu.

Sementara Sisca yang hadir di Kick Andy mengaku setelah membaca novel
itu, terdorong untuk memperbaiki hubungannya dengan sang ayah yang
selama ini rusak. Begitu juga Febi, salah satu pembaca, langsung
terinspirasi untuk membantu menyumbangkan buku untuk sekolah-sekolah
miskin di beberapa tempat. ”Saya kagum karena anak-anak yang
diceritakan di buku itu penuh semangat walau fasilitas di sekolah itu
jauh dari memadai,” ujar Febi yang juga datang ke Kick Andy untuk
bersaksi.

Andrea Hirata sendiri mengaku novel “Laskar Pelangi” awalnya hanya merupakan catatan
kenangannya terhadap masa kecilnya di Belitong. Dia selalu teringat
sahabat-sahabatnya di masa kecil, terutama Lintang. Sebab tokoh
Lintang merupakan murid yang cerdas dan penuh semangat walau hidup
dalam kemiskinan. Setiap hari Lintang harus mengayuh sepeda tua yang
saering putus rantainya ke sekolah. Pulang pergi sejauh 80 km. Bahkan
harus melewati sungai yang banyak buayanya.

Silahkan DI Download Novel “Lasker Pelangi” Lengkap

download

Ayat Ayat Cinta

Ayat ayat cinta adalah sebuah novel 411 halaman yang ditulis oleh seorang novelis muda Indonesia kelahiran 30 September 1976 yang bernama Habiburrahman El-Shirazy. Ia adalah seorang sarjana lulusan Mesir dan sekarang sudah kembali ke tanah air.

Sepintas lalu, novel Ayat ayat cinta seperti novel-novel Islami kebanyakan yang mencoba menebarkan dakwah melalui sebuah karya seni, namun setelah ditelaah lebih lanjut ternyata novel Ayat ayat cinta merupakan gabungan dari novel Islami, budaya dan juga novel cinta yang banyak disukai anak muda. Dengan kata lain, novel Ayat ayat cinta merupakan sarana yang tepat sebagai media penyaluran dakwah kepada siapa saja yang ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam, khususnya buat para kawula muda yang kelak akan menjadi penerus bangsa.

Habiburrahman El Shirazy, penulis novel Ayat ayat cinta, berhasil menggambarkan latar (setting) sosial-budaya Timur Tengah dengan sangat hidup tanpa harus memakai istilah-istilah Arab. Bahasanya yang mengalir, karakterisasi tokoh-tokohnya yang begitu kuat, dan gambaran latarnya yang begitu hidup, membuat kisah dalam novel Ayat ayat cinta terasa benar-benar terjadi. Ini contoh novel karya penulis muda yang sangat bagus!

Ayat Ayat Cinta membawa gw ke ke masa-masa kuliah, saat gw berkomentar bahwa seorang Fahri itu too good to be true, yang kemudian berlanjut ke khayalan “Kapan ya bisa kayak Fahri?”.

Terlepas dari kejanggalan seringnya penggunaan bahasa Indonesia di film itu -yang gw maafkan dengan berasumsi filmnya menggunakan tahu penterjemah Doraemon-, film Ayat-Ayat Cinta itu TE-O-PE-BE-GE-TE Baik dari segi cerita, sinematografi, dan penataan musiknya. Gw merinding pada adegan Aisha membuka cadar di depan Fahri pada saat taaruf dengan diiringi denting gitar Ayat Ayat Cinta. Kumandang suara Uje dan Emha juga kerap bikin bulu kuduk meremang. Ini nonton horor apa drama si?

Setelah menonton film Ayat ayat cinta, beberapa orang merasa ingin menikah. Sementara gw lebih merasa ingin tobat! Pertanyaan di bangku kuliah itu muncul lagi. Tapi kali ini gw ga merasa Fahri itu sosok sempurna. Setiap orang bisa koq kayak dia. Masalahnya gw yang ngerasa kadar keimanan gw tidak berubah banyak 2 tahun ini, justru agak-agak menurun. Kalau denger gosip asrama lantai 5 ada hantunya, Alhamdulillah penghuni kamar kami tidak diganggu. Mungkin karena embahnya hantu ada di kamar itu, huehehehehee..

Bagi gw, masih jauh banget jalannya jadi orang sekualitas Fahri dan mungkin gw ga bakal bisa -gw ga bisa untuk menatap wanita cantik beberapa detik saja, dan lantas mengucapkan Astaghfirullah hihihihi-. Tapi setidaknya, tokoh Fahri dan film Ayat Ayat Cinta mencambuk sisi spiritualitas gw. Bahwa ada cinta yang lebih terasa sempurna, jika kita sabar, ikhlas, dan mengikuti aturanNya.

Download

Dalam Mihrab Cinta

Novel Dalam Mihrab Cinta ini terdiri dari tiga cerita:

Novelet pertama Dalam Mihrab Cinta

1. Takbir Cinta Zahrana
Dalam mihrab cinta Seorang wanita bernama Zahrana, yang dulu menunda-nunda menikah. Dulu pinangan datang silih berganti, tapi dia selalu menolak karena alasan karir dan terlalu memilih. Saat usia sudah lebih 30 tahun, dia pun sadar dan akhirnya mau menikah dengan siapa saja, asal dengan laki-laki yang bisa menjadi imam yang baik untuknya. Sempat melewati berbagai rintangan untuk menuju jenjang pernikahan, terutama sejak dia menolak pinangan seorang dekan kampus yang berakhlak buruk.

Tatkala dia harus rela untuk meninggalkan karir yang telah dijalani selama ini, dan harus menempuh jalan karir yang baru sembali dia berharap dapat menemukan jodohnya, Allah mempertemukan Zahrana dengan seorang penjual kerupuk keliling. Hatinya bergejolak saat itu, ketika harus memutuskan untuk dipersunting oleh penjual kerupuk keliling. Akhirnya mantaplah hatinya dan kebahagiaan yang selama ini dia nantikan hadir. Namun Allah bertakdir lain, di malam hari pernikahannya, Zahrana dibuat shock karena sang calon pendamping hidupnya dikabarkan meninggal dunia tertabrak kereta api.

Di akhir cerita ketika Zahrana merasa tiada lagi harapan hidup, kembali dia harus memutuskan sesuatu yang maha penting bagi hidupnya, untuk menyempurnakan agamanya. Kali ini lamaran datangnya dari seseorang yang tak pernah dia perkirakan sebelumnya, yakni dari seorang mahasiswa bimbingannya. Akankah Zahrana menerima lamaran yang menurut dia ‘gila’ ini? Apa kata dunia?

Dalam mihrab cinta

Novelet Kedua Dalam Mihrab Cinta

2. Dalam Mihrab Cinta
Dalam Mihrab cinta Syamsul Hadi yang difitnah mencuri oleh salah satu temannya di pesantren sehingga dia diusir dari pesantren. Keluarganya pun kini mencampakkan Syamsul, hingga dia memutuskan untuk hidup menyendiri mengarungi beratnya kehidupan dunia. Dia sempat benar-benar menjadi seorang pencopet karena alasan perut. Tapi berkat pertolongan Allah, dia kembali ke jalan yang benar dan namanya kembali bersih, karena pencuri sebenarnya ‘Burhan’ sudah ketahuan.

Perjalanan hidupnya untuk memperoleh hidayah Allah dengan menjadi seorang guru ngaji ternyata tidak berhenti di situ. Tawaran yang lebih menarik sebagai seorang ustad pengisi ceramah dalam acara sebuah televisi swasta mampu mengembalikan kepercayaan keluarganya terhadap Syamsul.

Cinta adalah sesuatu yang menakjubkan. Kamu tak perlu mengambilnya pada orang lain. Kamu selalu memilikinya lebih dari cukup untuk diberikan pada orang lain

Note: ini hanya petikan dari sebuah roman yang juga diberi judul yang sama, yang sedang digarap Kang Abik.

Novelet Ke tiga Dalam Mihrab Cinta

3. Mahkota Cinta
Dalam Mihrab cinta Zulhadi, pemuda indonesia yang merantau ke Malaysia. Demi bisa melanjutkan kuliah ke jenjang S2, dia banting tulang bekerja siang dan malam. Sempat jatuh cinta - dengan seorang TKW yang dikenal saat perjalan dari Batam ke Malaysia - sehingga membuat dia tidak semangat bekerja dan kuliah. Tapi berkat teman-teman satu kontrakannya yang begitu peduli padanya, dengan nasehat-nasehat mereka, akhirnya dia bisa keluar dari permasalahan tersebut, dan berhasil menyelesaikan kuliahnya.

Satu hal yang menarik dari novel Dalam mihrab cinta , karena kesemua tokoh ceritanya bukanlah tokoh yang “sesempurna” ‘ Fahri dan Aisyah di Ayat Ayat Cinta dan ‘Azzam di Ketika Cinta Bertasbih’. Mereka ada orang-orang yang sifat-sifatnya mungkin sangat mudah kita temukan di muka bumi ini.

Download

Free Ebook Download Indonesia Ketika Cinta Bertasbih Episode 1 dan 2

Judul buku : Ketika Cinta Bertasbih (episode 1)
Penulis : Habiburrahman El-Shirazy
Penerbit : Republika – Basmala
Hal : 477 hal, 20,5 x 13,5 cm
Cetakan : Pertama, Februari 2007
Deskripsi Singkat : Novel Ketika Cinta Bertasbih menceritakan tentang Azzam mahasiswa Al-Azhar Cairo yang menyambi sebagai pedagang bakso dan tempe untuk menghidupi ibu dan adik-adiknya di Kartasura. Azzam sangat rajin bekerja, memasarkan tempe-tempenya ke kalangan ibu-ibu Indonesia yang tinggal di Mesir. Dia juga menerima pesanan bakso untuk acara-acara yang diselenggarakan oleh KBRI. Karena seluruh
waktunya lebih banyak dia gunakan untuk membuat tempe dan berjualan bakso, maka kuliahnya agak terlantar. Sehingga sudah 9 tahun dia mengambil S1 di Al-Azhar tapi belum lulus juga. Sebenarnya Azzam adalah anak yang cerdas terbukti pada tahun pertama di Al-Azhar dia lulus dengan predikat jayyid jidan atau sangat memuaskan.

Silahkan DI Download Ketika Cinta Bertasbih


Krisis BBM Timika Dipicu Cuaca Buruk


Cuaca buruk di perairan Laut Arafura dalam beberapa pekan terakhir memicu krisis bahan bakar minyak (BBM) di Kota Timika, Papua. Seperti dilansir ANTARA dari petugas pengawas PT Pertamina di Timika Abdul Gassing, stok premium atau bensin di Timika saat ini hanya bertahan untuk empat hari ke depan dengan ketahanan stok sekitar 35 ribu kilo liter (KL).

"Saat ini rata-rata suplai premium ke dua SPBU (stasiun pengisian bahan bakar umum) di Timika sebanyak 50.000 sampai 60.000 liter per hari dan suplai ke dua APMS (agen premium minyak dan solar) sebanyak 5.000 liter per dua atau hari," ujar Gassing.

Mengingat kelangkaan BBM di Timika, Pertamina juga mengurangi distribusi BBM ke Kabupaten Asmat dan Yahukimo yang selama ini disuplai dari Timika. Distribusi BBM ke Asmat selama ini dilayani oleh dua APMS, sedangkan untuk Yahukimo dilayani oleh dua pool konsumen.

Gassing mengatakan, persediaan BBM akan kembali normal mulai Rabu (28/7) dengan tibanya kapal tanker jenis LCT Anugerah Perdana 23 yang mengangkut 600 KL premium dan 450 KL solar dari pelabuhan transit BBM di Ambon.

Pihak pengelola kapal juga berencana menambah armada kapal tanker LCT Anugerah Perdana 01 dari Jayapura pada 31 Juli untuk memperbanyak pasokan BBM ke Timika.
"Kami sangat berharap kedatangan kapal tanker yang mengangkut BBM dari Ambon dan Jayapura tidak menemui kendala berarti selama di laut sehingga persediaan BBM di Timika tidak mengalami gangguan," kata Gassing.

Selama sepekan sejak Minggu (18/7) hingga Minggu (25/7), persediaan BBM di Depot Pelabuhan Paumako menipis. Akibatnya, Pertamina mengurangi pasokan BBM ke dua SPBU di Kota Timika sehingga memicu antrian panjang kendaraan bermotor. Selama terjadi krisis BBM khususnya premium tersebut, harga jual premium eceran di Kota Timika sempat menembus Rp20.000 per botol.

Kelangkaan BBM di Timika sering terjadi terutama saat kondisi cuaca buruk di perairan Laut Arafura, mengingat BBM harus diambil di Pelabuhan Wayame Ambon dengan mengoperasikan tiga unit kapal tanker jenis LCT yang berkapasitas kecil.

Sejak sepekan lalu, kondisi cuaca di Timika dan Papua pada umumnya mendung disertai hujan dalam intensitas yang sangat tinggi. Akibat kondisi cuaca buruk tersebut, penerbangan pesawat perintis ke sejumlah daerah pedalaman di Papua dari Timika mengalami penundaan bahkan dihentikan sementara waktu yakni penerbangan Timika-Alama di Distrik Jila.(Tv One)

Senin, 26 Juli 2010

Timika Alami Kelangkaan BBM

Senin, 26 Juli 2010 12:34 WIB

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Timika, Papua masih terus terjadi. Karena khawatir tidak mendapatkan jatah premium, para pengendara motor ribut dengan para pengecer yang antre dengan membawa jerigen. Para pengantri BBM juga nyaris bentrok dengan polisi yang mengamankan antrean.

Kelangkaan BBM ini sudah terjadi beberapa terakhir. Meski antre selama berjam-jam, warga belum tentu mendapatkan BBM karena stok yang terbatas. Kondisi ini dimanfaatkan oleh pengecer dengan menaikkan harga, dari Rp 10 ribu jadi Rp 20 ribu per botol. (Tv One)

Rabu, 21 Juli 2010

Syariah Islam di Papua

BANK berbasis syariah kini mulai marak berdiri di Tanah Papua, karena masyarakat baik dari kalangan muslim maupun non muslim aktif menempatkan dananya di bank tersebut

Kepala Kantor Bank Muamalat Cabang Jayapura, Papua, Mukti Ali di Jayapura, Rabu mengatakan, jumlah nasabah yang memanfaatkan pelayanan bank tersebut di Papua mencapai 15.000 nasabah dan cenderung bertambah sejak dibuka tahun 2006.

"Kami telah membuka beberapa kantor cabang di beberapa kabupaten di Papua," ujarnya seperti dilansir kantor berita Antara.

Sedangkan untuk menjangkau daerah-daerah pelosok hingga distrik, Bank Muamalat bekerja sama dengan Kantor Pos setempat dengan pelayanan yang tidak berbeda dengan cabang-cabang lainnya.

Diantaranya, pelayanan sistem "on line", akses transaksi ATM bersama yang dapat dilakukan di seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.

Mukti menambahkan, walaupun sebagian besar penduduk di Papua merupakan umat non muslim, tidak menyurutkan animo mereka untuk menabung dan melakukan transaksi di bank yang berbasis syariah.

Menurut dia, keberadaan bank berbasis syariah dapat menjadi alternatif bagi masyarakat selain pilihan pada bank konvensional.

Agar dapat bersaing dengan bank-bank konvensional yang sudah lebih dulu ada, Mukti mengatakan, Bank Muamalat senantiasa menyediakan fitur-fitur yang canggih. Misalnya sms banking dan mobile banking agar memudahkan nasabah dapat bertransaksi tanpa harus datang ke bank.

Selain itu, ketiadaan bunga bank atau biasa disebut riba, membuat masyarakat semakin tertarik pada bank berbasis syariah.

Transaksi pinjaman yang dilayani di Bank Muamalat terdiri dari sistem bagi hasil atau sirkah dan jual beli.

"Implementasinya tergantung pada kebutuhan nasabah," kata Mukti.

Aturan denda yang diterapkan pada pembayaran yang melewati tenggat waktu pun, tidak lantas dikembalikan ke kas bank, melainkan masuk ke "Charity fund" yang digunakan untuk keperluan kegiatan kemanusiaan.

Mukti mengakui, walaupun perbankan syariah telah menjadi alternatif bagi masyarakat, informasi mengenai hal tersebut perlu terus digalakkan agar pemahaman mengenai sistem syariah semakin jelas, khususnya di Papua.

Perbankan syariah saat ini marak dipraktikan di negara-negara Eropa, misalnya Inggris dan terbukti sukses bertahan di saat krisis keuangan melanda dunia beberapa waktu lalu.

10 produk iptek besar masa depan

Harian Daily Mail Inggris dengan rinci menjelaskan “10 produk iptek besar masa depan” sebagai berikut:

1. Dinamo dari tubuh manusia

Nyaris setiap orang zaman sekarang memiliki HP, iPod dan alat elektronik lainnya, akan tetapi berbicara dengan HP dan mendengarkan iPod agak lama sedikit begitu baterai habis padahal kita sedang di luar, tentu tak dapat mengisi ulang, lantas bagaimana?

Andaikan saja dari pergerakan tubuh manusia bisa setiap saat di-pergunakan untuk pembangkit listrik, betapa bagusnya hal itu!

Kini ilmuwan di laboratorium sudah merealisir harapan tersebut. Wang Zhonglin seorang ilmuwan keturunan Tionghoa dari Politeknik Georgia, AS, menggunakan teknik Nano dan Piezoelectrik effect guna membangkitkan listrik. Dia berhasil membuat semacam pakaian serat fiber berdinamo dari bahan campuran serat logam super halus. Setiap kali fiber ditekan atau ditekuk, bisa menghasilkan aliran listrik. Yang disebut dengan Piezoelectrik effect adalah ketika materi tertentu tatkala menerima tekanan bisa menghasilkan listrik.

Wang Zhonglin menggunakan benang nano yang dibuat dari Zinc Oxyd (seng oksida) dibungkus dengan seuntai serat tenun. Sewaktu orang mengenakan pakaian semacam ini, asalkan terhembus angin atau gerak sedikit saja sudah cukup membuat pakaian tersebut menghasilkan Listrik.

Dewasa ini teknik tersebut masih dalam tahapan percobaan di laboratorium, menanti sesudah teknik semakin matang, maka orang-orang bisa setiap saat mencharge Hp ataupun iPodnya.

2. Alat pengintai tembus dinding

Di dalam dongeng dewa atau manusia super pasti memiliki daya pandang tembus, bisa melihat benda di balik dinding, melihat suasana di belakang dinding. Tetapi kini para ilmuwan menggunakan gelombang radio dan telah merealisir impian ini.

Perusahaan konsultan iptek Cambridge – Inggris menggunakan gelombang radio yang memiliki keistimewaan bisa menembus benda padat, telah menciptakan sistem pengintai sinar X hanya sebesar tas kantor.

Prism 200, nama peralatan ini bisa memancarkan semacam gelombang pulsa ultra wide band, bisa menembus dinding atau materi setebal 40 cm, mendeteksi segala gerakan dalam radius 15 meter, dapat membantu pihak kepolisian sewaktu dalam pengepungan penculik dan mampu mendeteksi posisi penyandera dan korban yang disandera di dalam ruangan.

Peneliti Universitas Teknik Munich Jerman telah menciptakan semacam peralatan, yang meskipun tersekat oleh pintu, asalkan meluncurkan semacam gelombang radio antara 433 MHz dan 24.000 MHz, maka bisa mendeteksi pernafasan dan detak jantung dan gerakan minim dari balik pintu.

3. Memanjat dinding dan Qinggong (ilmu meringankan tubuh)

Spiderman di dalam film, mampu memanjat dinding dan berlompatan di atas atap gedung pencakar langit. Kini selingan di kala senggang ini sudah dipergunakan oleh ilmuwan dengan menggunakan semacam peralatan perekat kuat untuk merealisasi perlawanan terhadap gravitasi. Para ilmuwan memperoleh inspirasi ini dari prinsip anatomi kaki cecak.

Cecak bisa merayap di dinding berkat mengandalkan 2 juta batang rambut pada setiap kakinya, yang menimbulkan listrik mikro elektrostatik dan membentuk sebuah daya rekat yang sangat kuat.

Andre Geim, peneliti dari Universitas Manchaster, Inggris telah merencana semacam materi tiruan bulu cecak, hanya sebesar 1 cm2, dikenakan pada sarung tangan dan sepatu, dan bisa menopang bobot 1 kg.

Nicola Pugno, peneliti politeknik Universitas Turin Italia merangkap teknologi Nano, telah membuat satu pasang sarung tangan yang masing-masing mampu menahan bobot 10 kg. seiring dengan perbaikan teknis, impian indah masyarakat penggemar spiderman dapat menjadi sepertinya tak lama lagi bisa direalisir.

4. Insang buatan

Umat manusia bila meninggalkan oksigen maka tak mampu mempertahankan eksistensinya, sewaktu menyelam udara dimampatkan dari dalam tabung, kalau terpakai habis maka harus naik ke tepi, tak mampu seperti cerita ikan duyung yang bisa hidup di daratan maupun menyelam di dasar laut. Namun begitu manusia dapat mencipta insang buatan, di masa depan, berkelana di dasar lautan sudah bukan masalah lagi.

Fuji Systems, Jepang, membuat insang buatan dari membran silikon, udara bisa menembusnya tapi cairan tak dapat, bisa memfilter oksigen di dalam air, bersamaan itu membuang CO2, persis seperti insang ikan. Pada 2002, ada penyelam yang berhasil mengenakan insang buatan berada di dasar air selama 30 menit.

Tetapi oleh karena di dalam air laut hanya terdapat 1,5% oksigen, sedangkan oksigen yang disiapkan insang buatan terlalu minim, tidak mencukupi kebutuhan nafas manusia. Ilmuwan Israel memakai baterai menggerakkan mesin sentrifugal berkecepatan tinggi, sesudah mengurangi tekanan air laut bisa membebaskan lebih banyak oksigen, tetapi bagi penyelam, walau tak perlu lagi membawa tabung oksigen, tetapi masih perlu menggendong aki dan alat pengukur pengurang tekanan.

5. Alat penterjemah langsung

Perusahaan SRI, AS, pernah mengembangkan sebuah software pengenal suara IraqComm dan penerjemahan kepada tentara pendudukan AS di Iraq, di saat bicara bahasa Arab dan diarahkan ke mikrofon, komputer dengan segera menerjemahkannya ke bahasa Inggris dan melafalkan bahasa terjemahannya.

Ilmuwan di Universitas Carnegie Mellon Pittsburg, AS, sedang membuat sistem serupa dinamakan Speechalator, bisa digunakan pada palm sized note book dan PDA. Meskipun dewasa ini daya perbendaharaan-katanya terbatas, namun bantuan komunikasi IraqComm bagi tentara AS dan orang Iraq sangat besar.

6. Mantel penyirna tubuh

Manusia dalam melihat suatu benda adalah karena benda tersebut telah menghalangi lewatnya gelombang cahaya. Jikalau pada benda tersebut diliputi satu lapis materi spesial yang mengandung Refractive index negative, secara teoritis bisa membuat cahaya tanpa hambatan meneruskan maju ke depan, dengan demikian benda tersebut secara visual sudah lenyap.

Kini standar iptek belum bisa membuat orang menghilang tetapi sangat mungkin merencanakan sebuah mantel penyirna tubuh. Tahun yang lalu Universitas Duke, AS, menyatakan bisa membuat metamaterials yang bisa membelokkan cahaya, bahan penyirna semacam ini dibuat dari sejumlah besar bahan sintetis yang menyerupai fiber glass dan dibentuk dengan sistem susunan mendatar, bisa membalikkan gelombang elektromagnetik, dengan melalui mengubah sorotan cahaya untuk menyembunyikan benda.

Dewasa ini peneliti dengan sukses memperluas area wilayah yang bisa menghadang gelombang cahaya, meningkatkan dengan tajam kemampuan menutupi benda. Metamaterials selain bisa dibuatkan mantel penyirna tubuh, juga bisa dipergunakan di optical fiber communication, dibuat speed fiber optic diperkirakan bisa meningkatkan minimal 10 kali lipat kecepatan on line dewasa ini.

7. Pesawat terbang pribadi

Pesawat terbang dipandang oleh banyak ilmuwan sebagai model iptek moderen. Tanpa pesawat, bisakah manusia terbang ke langit?

Pada 1920 telah dikembangkan pesawat terbang pribadi, sampai tahun 60-an, ada yang merancang pesawat pribadi yang mampu terbang 30 detik. Hingga 2008, Martin Jetpack yang dirancang oleh perusahaan pesawat Martin, Selandia Baru, membuat pesawat pribadi tidak lagi bagian dari komik fiksi iptek.

Martin Jetpack menyediakan dua starter Turbojet engine, digerakkan memakai bensin, satu gallon bensin cukup untuk 30 menit terbang, sekitar 50 km jauhnya. Selain itu pesawat dilengkapi juga dengan parasut, tak perlu takut jika mengalami kerusakan.

Harga jual pesawat tersebut adalah US$ 100.000, diprediksi paling cepat semester kedua tahun ini sudah bisa dipasarkan.

8. Pesawat antariksa pribadi

Selain pesawat pribadi, ada orang yang ingin memiliki pesawat antariksa pribadi, setiap saat bisa melayang ke ruang angkasa untuk menikmati indahnya bulan dan bintang. Pada umumnya mahalnya pesawat antariksa ada pada bahan bakarnya. Biasanya meluncurkan satu kali roket, harus merogoh biaya BBM sebesar US$ 100 juta. Insinyur AS, Leik Myrabo ternyata memiliki ide baru yakni tanpa penggunaan BBM.

Myrabo senantiasa berupaya pada penelitian gelombang mikro. Ia merencanakan penggunaan laser permukaan ditembakkan ke arah bagian dasar pesawat antariksa berbobot ringan, bisa menimbulkan Explosive plasma, sehingga melontarkan pesawat antariksa ke atas. Diprediksi pada 2025, modal dengan cara baru ini hanyalah 1/1000 daripada yang sekarang.

9. Alat terapi ultrasonic mini/jinjing

Di dalam cerita silat, orang yang berilmu tinggi bisa menyembuhkan orang lain dengan metode memancarkan tenaga dalam. Kalangan kedokteran sudah jauh hari menggunakan gelombang ultrasonik guna pemeriksaan kondisi perempuan hamil, namun dewasa ini menggunakan ultrasonik untuk penyembuhan, juga telah menjadi cara operasi baru.

Lawrence Crum, professor Universitas Washington, AS, yang telah sukses mengembangkan semacam peralatan terapi ultrasonik jinjing, melalui ultrasonik yang membebaskan ultrasonik berenergi rendah, kondisi pembuluh darah yang terluka oleh gelombang ultrasonik jikalau ditemukan pembuluh darah terdapat gejala berdarah, alat tersebut membebaskan lagi ultrasonik energi tinggi untuk menimbulkan panas tinggi dan memampatkan pembuluh darah. Ia tahun ini bisa melakukan uji klinis terhadap peralatan terapinya.

10. Bau sebagai pengontrol TV

Jauh pada akhir 1990 sudah ada perusahaan yang pada tahap awal berhasil meneliti teknik bebauan sintetis, mampu membuat hampir semua aroma yang ditemui setiap hari. Tetapi pada TV seiring dengan perubahan gambar, bagaimana mencegah aroma yang berbeda tidak tercampur dan berubah ke jenis aroma lainnya, serta bagaimana menangkal bau yang tak mau lenyap yang belum sinkron dengan gambar ditampilkan.

Metode perusahaan Xin Li, Jepang ialah menghindari hidung, namun langsung menyerang bagian otak. Di dalam hak ciptanya, Xin Li menggunakan ultrasonik langsung merangsang bagian tertentu pada otak manusia, membuat penonton atau pemain toy mengira mengendus aroma tertentu. Namun teknik tersebut masih sangat primitif, jalan ke masa depan masih agak panjang. [Epoch/erb/www.hidayatullah.com]

Jumat, 16 Juli 2010

Besiswa HMM PTFI

Unit Pengelola Zakat Himpunan Masyarakat Muslim PT Freeport Indonesia memberikan kesempatan kepada putra dan putri Mimika untuk meneruskan pendidikan S1 di :

1. Sekolah Tinggi Ekonomi Islam TAZKIA Bogor
2. Sekolah Teknologi Informatika dan Manajemen Komputer Antar Bangsa Tangerang

Persyaratan Umum :
1. Lulus SMA/SMK di lingkungan Kabupaten Mimika
2. Lulus Uji Kompetensi yg diselenggarakan UPZ HMM PTFI

Persyaratan Khusus :
1. Berasal dari keluarga yg kurang mampu
2. Melampirkan Surat Keterangan Tidak Mampu dilampirkan dengan Slip Gaji Orang Tua atau Surat Keterangan Penghasilan dari Kelurahan, Desa, Distrik setempat.
3. Mengisi Form Registrasi Beastudi (disediakan di kantor UPZ HMM PTFI)
4. Menandatangani Surat Akad Program Beastudi
5. Fotokopi Rapor SMA/SMK Semester I-VI, Ijazah yg diregalisir, KTP dan Kartu Keluarga.
6. Pas Foto Berwarna ukuran 3x4 4 buah, dan 4x6 4 buah.
7. Foto Rumah (luar dan dalam).
8. Membuat Esai tentang : "Perjalanan Hidup dan Cita-citaku Membangun Mimika"

Penerima Program Beastudi JUARA akan mendapatkan :
1. Bantuan Transportasi Udara Timika-Jakarta PP
2. Bantuan Uang Masuk Perguruan Tinggi
3. Bantuan SPP Semester I-VII (selama 3,5 tahun)
4. Bantuan Uang Saku (nominal ditentukan UPZ HMM PTFI).

Penerimaan Berkas : 15-24 Juli 2010
Uji Kompetensi : 27 Juli 2010

Materi Uji Kompetensi :
1. Matematika
2. Bahasa Inggris
3. Baca dan Tulis Al Qur'an
4. Pengetahuan Umum dan Keislaman.
5. Interview dan Tes Psikologi

Informasi dan Pendaftaran :
UNIT PENGELOLA ZAKAT HMM PT FREEPORT INDONESIA
JL. MEGANTARA NO. 2 TIMIKA
TELEPON (0901) 323 556

Kamis, 15 Juli 2010

DPRD Ragu Freeport Produksi Uranium

Timika (ANTARA News) - Kalangan DPRD Mimika, Papua menyatakan tidak yakin PT Freeport Indonesia (PTFI) secara diam-diam memproduksi uranium, demikian Wakil Ketua I DPRD Mimika, Pieter Yan Magal di Timika, ibukota Kabupaten Mimika, Rabu.

"Saya berpendapat, hal itu merupakan sesuatu yang tidak mungkin, kami tidak yakin kalau Freeport juga memproduksi uranium.Itu hanya dugaan yang tidak mendasar dan tidak punya bukti kredibel," katanya.

Magal mengatakan, sesuai kontrak karya dengan Pemerintah Indonesia tahun 1991, PT Freeport hanya menambang bijih tembaga, perak dan emas (bukan dalam bentuk batangan).

Ia percaya perusahaan yang telah berinvestasi di Papua sejak 1967 itu bekerja profesional sesuai komitmen yang telah mereka bangun dengan pemerintah.

Magal mengatakan, jika Freeport memproduksi uranium maka pemerintah harus mengetahuinya mengingat pintu keluar seluruh hasil produksi Freeport dikontrol ketat pemerintah, beacukai dan aparat keamanan.

"Kalau benar Freeport memproduksi uranium, lantas barang itu keluar lewat jalur mana karena setiap barang yang keluar masuk Pelabuhan Amamapare diawasi secara ketat oleh petugas," kata wakil rakyat dari Partai Demokrat itu.

Di sisi lain, katanya, kegiatan tambang uranium memiliki dampak sangat besar terhadap lingkungan.

Masyarakat yang bermukim di sekitar pertambangan uranium, demikian Magal, harus diungsikan ke tempat jauh karena ancaman radiasi uranium akan mengganggu kesehatan penduduk maupun mahluk hidup lain di sekitarnya.

Para karyawan Freeport juga merupakan putra-putri Indonesia yang tidak mungkin mau mengkhianati ibu pertiwi Indonesia hanya untuk mendapatkan dolar.

"Mereka pasti akan menjadi mata dan telinga pemerintah untuk mengawasi aktivitas yang dilakukan perusahaan. Saya kurang yakin dengan isu yang berkembang itu," jelas Magal.

Sementara itu Manager Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Budiman Moerdijat dalam rilisnya yang diterima ANTARA di Timika membantah keras isu yang menyebutkan Freeport memproduksi uranium.

"Sehubungan dengan pernyataan yang menyebutkan Freeport diduga produksi uranium secara diam-diam an Freeport gali bahan baku uranium sejak delapan bulan silam, dengan ini kami menyampaikan klarifikasi bahwa hal tersebut tidak benar," kata Budiman.

Ia menjelaskan, PT Freeport merupakan perusahaan pertambangan umum dengan produk akhir berupa konsentrat yang mengandung logam emas, tembaga dan perak.

Sebelumnya, anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Yan Permenas Mandenas di Jayapura, Selasa (13/7) menduga PT Freeport menggali bahan baku uranium secara diam-diam sejak delapan bulan silam.

"Kegiatan ini dilakukan secara tersembunyi dan telah berlangsung cukup lama," kata anggota Fraksi Pikiran Rakyat DPRP itu.

Mandenas mengaku menerima informasi itu dari sejumlah masyarakat dan karyawan Freeport di Timika.

"Selain karyawan dan masyarakat, saya juga mendapat laporan dari sumber yang dapat dipercaya," ujarnya. (*)

Freeport Produksi Uranium Secara Diam-diam

Jayapura (ANTARA) - Freeport diduga menggali bahan baku uranium secara diam-diam sejak delapan bulan silam, kata Yan Permenas Mandenas S.Sos Ketua Fraksi Pikiran Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua kepada ANTARA di Jayapura, Selasa, di ruang kerjanya.

"Kegiatan ini dilakukan secara tersembunyi dan telah berlangsung cukup lama," ungkapnya yang juga anggota Komisi C DPRDP.

Ia menambahkan, Freeport telah mencuri hasil kekayaan masyarakat Papua dan membohongi pemerintah dengan hasil tambang yang disalurkan lewat jaringan pipa-pipa bawah tanah.

"Selain emas, uranium juga diproduksi oleh Freeport," tambahnya.

Informasi ini menurutnya, didapatkan dari sejumlah masyarakat dan karyawan Freeport di Timika.

"Selain karyawan dan masyarakat, saya juga mendapat laporan dari sumber yang dapat dipercaya," tandasnya.

Hal ini sangat disayangkan mengingat pajak yang didapatkan dari perusahaan emas terbesar didunia ini, hanya berjumlah Rp30 milyar pada tahun lalu.

Mandenas juga mengeluhkan, bahwa dewan belum bisa bergerak karena terkendala masalah klasik, yaitu belum ada alokasi dana untuk turun ke lapangan.

"Kami belum bisa ke lapangan karena terkendala dana," katanya.

Rabu, 14 Juli 2010

ARDI

ARDI
10 November 1991
Universitas Indonesia
Teknik Komputer "09"

Cita cita adalah masa depan, manusia tanpa cita cita maka manusia tersebut tak punya masa depan. Jadilah manusia yang punya banyak cita-cita, ketika salah satu cita-citamu tak kau raih maka masih banyak cita cita lain yang bisa kau raih. (ARDI)

Selama kau masih remaja, carilah ilmu dan pengalaman sebanyak banyaknya, ketika kau sudah dewasa gunakanlah ilmu dan pengalamanmu itu di kehidupanmu kelak. (ARDI)

Saya memiliki 1001 cita-cita, jika satu gagal maka setidaknya masi ada 1000 cita cita yang bisa kuraih, jika 1000 gagal, masih ada 1 yang kuraih. Kebahagian akan kudapatkan jika satu saja cita citaku saya capai.
Diantara 1001 cita-citaku, ada satu cita cita yang tak banyak orang membayangkannya, jangankan membayangkannya, niatpun tidak,. Apakah itu ? “Membuat Perpustakaan”. Yah, inilah sala satu cita citaku dari 1001 cita cita. Cita-cita yang satu ini muncul ketika duduk di kelas 3 smp, dulu waktu kelas 3 smp, kelasku berdekatan dengan perpustakaan, jadi sering mampir dan duduk di dalamnya sambil menghayal. “Alangkah bahagianya jika mempunyai perpustakaan, selain dapat pahala yang pastinya segudang ilmu akan di raih".

Dalam pohon kehidupanku, saya berharap membuat perpustakaan di umur 30 tahun. 30 tahun umur yang mapan dan bermodal untuk mewujudkan cita-cita yang satu ini. Semenjak hayalan itulah saya sering membeli buku dan mengoleksinya. Meskipun g’ di baca, senang rasanya ketika melihat buku tersusun rapi di rak meja belajarku…

Tapi takdir berkata lain, salah satu sahabatku mangajakku membuat taman baca. Hmhmhmhmhm, patut di pertimbangkan. Ajakan itu muncul ketika saya baru lulus di SMK. Umurku pada saat itu 17 tahun 6 bulan 3 minggu 5 hari atau 6418 hari. Wow, kesempatan langka, tanpa dipikir panjang jawaban langsung oke. Tugas pertamaku mencari tempat yang cocok buat taman bacaku, dkk,. Sebenarnya sih tempatnya pengen di rumahku saja, biar rumahku selalu rameh dikunjungi, tapi sayang, rumahku berada di pedalaman jalan serui mekar Timika, tempat yang tidak strategis untuk taman baca.

Berpikir dan terus mencari dimana letak taman baca yang bagus, pikiranku mulai terbuka. Yah di masjid Al Azhar Timika, sayapun langsung mendatanginya dan berbicara ke remaz Al Azhar. Tapi sayang di tolak dengan alasan masjid dalam pembangunan. Kembali berpikir tuk mencari tempat yang bagus buat taman baca.

Ditengah kesibukanku membangun kios yang terbakar dan menjaga kios yang baru di jalan serui mekar, tiba-tiba datang mas dodi mau membeli minyak goreng di kiosku, tapi botol tempat minyak gorengnya habis kemudian mas dodi menawarkanku beberapa botol untuk di isi minyak goreng curah. Saya pun kerumahnya untuk mengambilnya, tanpa pikir panjang, langsung ke warung sebelah padang saiyyo. Ternyata botolnya ada di lantai 3. Sampai di lantai 2, ada yang baru. Wartel Lasinrang telah di sulap menjadi kamar kos.
Setelah mengisi minyak goreng di botol, saya naik lagi kerumah mas dodi, penasaran liat lantai 2nya. Sepertinya tempat yang bagus buat taman baca dengan pemandangan kota Timika, wow keren. Tanpa pikir panjang ku telpon sahabatku untuk melihat lokasinya. Diapun datang dengan teman-temannya, dan apa yang terjadi. Dia bilang oke. Akhirnya tepat tanggal 30 Agustus 2009 kita menyewa sala satu kamar.

Hari Sabtu tanggal 1 Agustus 2009, saya mendapatkan sesuatu yang tidak pernah saya dambakan sebelumnya, entah itu musibah atau kebahagian sayapun tak tau, saya lulus di Universitas Indonesia, hatiku bercampur senang dan gelisah. Senang karena lulus dan gelisah karena akan meninggalkan taman baca yang telah disewa kemarin. Tanggal 5 agustus saya harus berangkat, sedangkan taman bacanya masih kosong. Di sisah waktu 4 hari, saya dan sahabat-sahabatku bekerja keras untuk membuat taman baca. Mulai dari memotong papan sisa dari pembuatan kiosku dan mengecatnya. Akhirnya satu lembar papan yang panjangnya 375 cm terpasang dalam ruangan kecil yang akan di jadikan tempat buku.
Buku buku koleksi dari Pak Adnan dan sahabatku serta tak lupa juga buku koleksiku tersusun rapi di papan tersebut.
Hari rabu tanggal 5 agustus 2009, selamat tinggal Timika dan selamat datang pahlawan muda di Jakarta Raya, yah pahlawan muda, sebuah lagu yang berjudul “Selamat Datang Pahlawan Muda” untuk penyambutan mahasiswa baru di kampus terbaik di Negeri ini “Universitas Indonesia”.
Meskipun saya di depok, saya tetap menayakan kabar terbaru taman baca yang kutinggalkan ke sahabat-sahabatku. Ternyata mereka disana sedang sibuk mengecat ruangannya. Maafkan saya teman-teman, saya tak bisa membantu. Terlintas di dalam pikiranku, ada yang kurang di Taman Baca. Yaitu pemberian nama buat taman baca. Ku telpon sahabat sahabatku untuk berdiskusi tentang ini. Sebenarnya sih pengennya namanya “Taman Baca Laras” Karena Laraslah awal pemikiran ini. Tapi laras ngancam pengen diberi sandal.Hmhmhmhm.. Jadi di batalkan nama tersebut.

Asmaulhusna, nama nama Allah yang mempunyai kekuatan dan arti tersendiri. Ku buka Al-quranku di halaman pertama yang ada 99 nama Allah. Kupilih satu persatu dan membaca Arti dan maknanya. Akhirnya An-Naafi’ yang artinya Maha Bermanfaat. Dengan harapan taman baca An-Naafi’ dapat bermanfaat buat masyarakat Timika, Sahabat-sahabatkupun setuju dengan nama tersebut.
Tepat tanggal 17 Agustus 2009. Taman Baca An-Naafi’ diresmikan oleh segenap masyarakat Indonesia.
Terima kasih Indah, Terima kasih Laras, Terima kasih Eka, Kalian bertiga adalah sahabat-sahabatku.
Akhir kalimat, kita berempat mempunyai harapan yang sama yaitu menjadikan Taman Baca An’Naafi taman baca yang bermanfaat buat masyarakat. Amin!!!!!!

Minggu, 11 Juli 2010

Deasy Larasandi

Deasy Larasandi
15 Desember 1992
Universitas Gadjah Mada
Kedokteran "10"

Kutipan:
Hobi membaca ternyata tak hanya mendatangkan manfaat ilmu dari buku-buku yang telah dibaca serta dipahami maknanya, namun hal inilah yang justru semakin membulatkan tekad beliau untuk menyebarkan budaya “gemar membaca” di lingkungan sekitarnya.

Saat itu, beliau menawarkanku untuk bersama mengolah beberapa koleksi buku yang beliau miliki agar dapat pula dinikmati oleh orang banyak, khususnya mereka yang “haus” akan ilmu.

Tanpa ragu, aku mengiyakan tawaran tersebut yang juga tentu akan menjadi sebuah tantangan baru (lagi) dalam hidupku. Bersama beberapa kawanku, kami mulai memperkenalkan buku-buku yang ada dilingkungan sekolah. Lantas, siapa yang menyangka bahwa hasilnya akan seperti ini ?! ya, sungguh diluar dugaan, kawan-kawan lainnya disekolah memberikan respon yang baik, bahkan tak jarang guru-guru kami turut membaca bahkan melanjutkan dirumah buku-buku yang cocok dengan selera (hm, maybe!!!)

Nah, dari situlah muncullah keberanian selanjutnya untuk mengenalkan budaya “gemar membaca” pada lingkungan yang lebih luas. Langkah pertama dimulai. Aku ditugaskan untuk mencari beberapa kawan yang semoga saja dapat diwujudkan misi besar ini. Satu hari,,, dua hari,,, belum juga muncul satu namapun di kepalaku. Maka hari ketiga baru muncullah bayangan tentang mereka yang akan diajak bergabung. Entah sebuah kebetulan atau tidak, mereka tanpa ragu menerima tawaran tersebut. Dari situlah kami mulai menyusun langkah-langkah selanjutnya.

Tanggal 1 Agustus 2009, kami telah menemukan tempat untuk dijadikan taman baca. Setelah mengenal ulang ruangan tersebut, menyusun konsep dan hal-hal “penting” lainnya. Akhirnya berdiri sebuah taman baca diseputaran jl. Yos Sudarso.

Bersamaaan dengan hari lahirnya bangsa Indonesia. An Naafi’ diresmikan. Lega sekali rasanya. Mereka memang hebat, mereka pantang menyerah. Mereka berhasil mewujudkan misi ini. Mereka membuatku takkan pernah sanggup tuk melupakan moment special ini. Mereka aku panggil Kak Ardi, Teh Indah, Dek Eka and course with Mr. Adnan.

Indah Wati Dewi


Indah Wati Dewi
8 November 1992
Universitas Muhammadiyah Malang
Pendidikan Matematika "10"

Kutipan:
Kring kring… “Assalamualaikum teh” ? suara diseberang yang lembut dan santun menyapa, menyerap dikesunyian malam. Mata yang semula berat untuk dibuka terpaksa terbuka untuk mendengar suara nan lembut diseberang telepon. Memaksa untuk mendengarnya, menyampaikan ide baiknya. Hem hem hem, membuat sebuah taman bacaan. What ? taman baca. Ada tanda tanya besar di kepalaku, ide gila apa ini??? Tapi…. Keoptimisan menyerap dan tanpa harus berpikir panjang dan dengan ucapan Basmalah akupun menjawab ajakan suara diseberang telepon dan Door…..!!! memecah tanda tanya besar yang muncul diatas kepala bulatku, “yah teh aku setuju”!
Satu niatku saat itu. Tuhan aku ingin lebih bermanfaat untuk orang lain lewat ini “and I can do it”

17 agustus 2009 An Naafi terlahir kedunia di sambut suka cita oleh seluruh anak bangsa di Indonesia. An Naafi’ nama yang indah terangkat dari nama terindah Allah SWT yang berarti Maha Pemberi Manfaat. Nama yang kami berikan kepada Taman Baca yang suatu malam digagas oleh suara nan lembut diseberang telepon. Nama yang kami berikan dengan harapan kelak taman baca ini dapat memberi manfaat untuk orang banyak, memberikan tempat bagi mereka – mereka yang punya harapan dan selalu ingin maju.

Orang bilang memulai sesuatu itu lebih berat dari pada mengakhiri. Yup..! di sini aku belajar. Tak mudah memang kami sekumpulan anak ingusan yang berani bermimpi dan berani mewujudkan menjadi nyata. Disinalah tempat kami belajar untuk tetap optimis dan tak henti-hentinya berjuang. Yah dengan jerih payah kami berusaha mewujudkan ini. Ada yang rela kelozotan untuk ngepel, blepotan g’ karuan kayak badut ancol untuk ngecat, yah its oke… Teman – temanku para Nafizer., meskipun wajah-wajah lelah yang selalu di tutup optimism, wajah wajah ngantuk yang selalu tertahan untuk niat tulus memberi orang lain. No problem kawan..

Yakinlah Nothing is imposible in everthing if we belief in Allah. An naafi tak hanya sekedar berfungsi sebagai taman baca An Naafi juga menjadi rumah ke dua kami
Ya Allah, Jika boleh hitunglah setiap peluh kami disini sebagai amal kebaikan dan ibadah. Tawa yang kami ukir disini semakin mendekatkan kami kepadamu dan jadikanlah tempat ini lading kami untuk menanam dan kelak kami tuai di surgamu. Amin!!